Home » 10 Fashion Item Terbaik Untuk Hypebeast Style
Fashion

10 Fashion Item Terbaik Untuk Hypebeast Style

Hypebeast style masih banyak disukai sampai sekarang, karena adanya street style, sportswear, athleisure, dan segalanya yang berbau streetwear atau sporty membuat tren hypebeast muncul. Apalagi, gaya ini juga dijadikan oleh para artis sebagai gaya sehari – hari mereka.

Walaupun kebanyakan streetwear brand berasal dari luar negeri, namun ada pula local brand yang sudah dimuat di website Hypebeast juga. Tren ini merupakan bentuk ekspresi diri anak muda melalui sebuah gaya personal.

Kalau kalian juga mau menerapkan gaya hypebeast, di bawah ini kami akan berikan beberapa fashion item yang harus kalian punya. Hypebeast sendiri bisa diartikan sebagai seseorang yang mengikuti tren terknik atau mereka yang menggunakan apa yang sedang kekininian.

Atau, bisa juga didefinisikan sebagai orang yang mengumpulkan pakaian, sepatu, dan aksesori untuk tujuan mengesankan orang lain. Biasanya, hypebeast dibuat sebagai wadah online untuk busana dan streetwear pria kontemporer.

Fokusnya adalah untuk perkembangan mode serta menyajikan inspirasi secara visual sehingga membuat sebutan ini sebagai satu – satunya komunitas anak muda yang menyukai dunia streetwear. Hypebeast seakan menjadi sebuah platform dimana berbagai brand juga terinspirasi untuk mengeluarkan produknya yang relevan dengan aspek urban terkini.

1. WTAP S

WTAP S hypebeast

Salah satu merk baju hypebeast ini merupakan BUATAN Tetsu Nishiyama yang diucapkan “double taps”. Label yang berasal dari Jepang ini terdiri atas koleksi baggy cuts, military pattern, hingga pakaian kerja dengan gaya utilitarian Jepang.

Jadi, kalian sendiri pasti terbayang bahwa koleks WTAPS terdiri dari banyak warna hijau tentara, celana cargo, hingga hoodies longgar dengan gaya Ivy League.

2. BAPE

BAPE hypebeast

A Bathing Ape atau BAPE merupakan merk yang didirikan di Ura Harajuku, Tokyo di tahun 1993 sebagai brand pakaian hypebeast style. Merk ini dengan cepat dikenal sebagai streetwear brand dengan sentuhan Jepang. Pendiri Nigo dengan nama asli Tomoaki Nagao merupakan sosok kultus dibalik brand ini.

Ia sangat terobsesi dengan sepatu kets, mainan, dan grafis yang tertuang di setiap koleksinya. BAPE paling dikenal karena cetakan camouflage yang cerah serta berwarna – warni. Ada jua hoddies hiu yang tepat di atas wajah pemakainya. Motif desain yang berani sudah membuat merk ini populer dengan hypebeast remaja di seluruh dunia.

3. A Cold Wall

A Cold Wall

A Cold Wall merupakan merk yang didirikan oleh Samuel Ross di tahun 2015. Merk ini sendiri berasal dari UK dan lahir di Brixton. Merk ini juga menciptakan konsep figuratif yang terjadi pada kehidupan manusia sehari – hari.

Ciri khas label ini sendiri terletak di t shirt logo yang dibuat oleh tangan. Setiap logo nya ditempel sendiri oleh para perancang dan menjadi merk dengan popularitas yang tinggi dalam waktu yang cepat.

4. Off White

Off White hypebeast

Saat ini, streetwear memang sangat mengguncang para pria urban. Off White sendiri merupakan salah satu label yang membuat para remaja kecanduan barang yang berkaitan dengan streetwear. Merk ini merupakan gagasan dari Virgil Abloh yang merupakan seorang perancang dengan selera yang tinggi.

Abloh sangat berpengaruh dalam dunia mode, bukan hanya untuk brand nya sendiri namun lebih dari 50 brand di dunia juga menyukai seleranya mulai dari Fendi, Nika, Adidas, hingga Louis Vuitton.

5. Elhaus

Elhaus

Brand lokal dari Jakarta yang dimiliki oleh anak muda ini berhasil memasuki ranah internasional sejak tahun 2014. Bahkan, media para sneakershead dan pecinta gaya jalanan seperti Hypebeast dan Highsnobiety juga memberikan respon positif terhadap label yang berfokus pada jeans ini.

Bran ini sendiri sudah berdiri lebih dari delapan tahun dan menjadi favorit para pecinta denim di Indonesia bahkan di dunia internasional. Elhaus sendiri lahir dari INDIGO Denim Contest dan patut diacungi jempol karena koleksi pertamanya yang cukup mencuri perhatian dengan detail desain yang menarik.

Salah satu koleksi yang menjadi perhatian adalah handmade leather patch dan leather raised belt loop. Brand milik Eduardus Adityo dan Raven Navaro ini memilih denim sebagai identitas labelnya. Karena denim dan jeans bersifat abadi, Edo dan Raven menuangkan idealisme visualnya pada sebuah jeans dan lahirlah jeans yang dibuat langsung dengan tangan.

6. Supreme

Supreme high end hypebeast

Merk yang satu ini pasti sudah tak asing lagi di telinga kalian. Supreme juga seringkali menjadi pilihan saat ingin memiliki style hypebeast. Brand dengan logo merah yang memblokir kata Spuremeini merupakan streetwear adal Amerika Serikat yang didirikan oleh James Jebbia di tahun 1994.

Jebbia sendiri terinspirasi dari gaya khas berpakaian kaum muda urban Amerika yang sangat identik dengan skateboard, hip – hop, hingga punk rock. Daya tarik Spureme terletak di strategi Jebbia yang mengeluarkan seri terbatas untuk semua koleksinya. Karena itulah, tak heran para anak muda banyak yang rela antri dari pagi untuk mendapatkan koleksi terbatas ini.

7. Kappa

Kappa

Kappa merupakan sebuah merk pakaian olahraga asal Italia yang berdiri pada tahun 1916 di Turin, Italia. Awalnya brand olahraga ini memproduksi kaus kaki, lalu di tahun 1950 an, Kappa menjadi yang terdepan dalam produksi celana dalam dan kaus kaki di bawah perusahaan Maglificio Calzificio Torinese atau MCT.

Lalu di era 90 an menjadi masa kejayaan Kappa setelah kesuksesan yang disponsori mereka berhasil merain trofi demi trofi. Misalnya seperti Juventus yang meraih trofi Liga Champions yang kedua kali di musim 1995 / 1996.

Tren etro fashion serta sportswear membangkitkan Kappa sekaligus membuatnya naik kelas. Trackl pants dan track suit Kappa yang paling diminati adalah model dengan striped di bagian samping celananya.

8. Stussy

Stussy

Pakaian hypebeast Shawn Stussy merupakan mode streetwear yang dibuat di tahun 1980. Setelah menciptakan tren dengan tee grafisnya, Stussy merupakan streetwear brand bercabang yang mewakili pakaian selancar dan skate.

Sampai saat ini pun, Stussy masih mempengaruhi streetwear brand lain dengan tren logomania yang sangat mengakar dengan ciri khas streetwear brand.

9. Champion

Champion

Pada era 90 an di Amerika Serikat, sangat sulit untuk mencari sweater Champion. Bukan karena langka namun karena brand ini memang laku keras di masa itu. Di zaman keemasan tersebut, hampir semua orang menggunakan sportswear ini.

Mulai dari anak sekolah, skaters, hingga para pecinta punk dan hardcore yang sangat menyukai Champion. Saat ini, Champion menjadi salah satu brand tua yang kembali trendi sekarang, keberhasilan atas kolaborasinya bersama Supreme, Undefeated, dan brand streetwear lainnya membuat Champion meraih puncaknya lagi.

10. Carhartt WIP

Carhartt WIP

Ternyata, sebuah merk yang disiapkan untuk para pekerja kerah biru Amerika Utara pada 1800 an suatu hari akan bermutasi menjadi label streetweat. Charhartt WIP ini didirikan oleh Hamilton Carhartt di Detroit, Michigan.

Merk fashion pria ini mulai memproduksi karya secara keseluruhan pada tahun 1889. Lalu di tahun 1994 Charhartt menambah WIP sebagai branding terbaru mereka.

Tren hypebeast memang sudah cukup lama menjamur di kalangan anak muda. Tren berpakaian streetwear dengan brand nama yang harganya selangit ini gak jadi masalah untuk mereka yang punya uang. Yang penting adalah mengoleksi fashion item terbaru yang lagi hype. Baik aksesoris, sepatu, dan lain – lain. Nah, untuk kalian yang mau jadi anak hypbeast juga, fashion item di atas harus kalian miliki setidaknya 1 ya! Semoga bermanfaat.